Sat. Sabhara Polres Pangkep Beri Bantuan Pasangan Suami Istri yang kurang Mampu

oleh
oleh
Sat. Sabhara Polres Pangkep Beri Bantuan Pasangan Suami Istri yang kurang Mampu

MACCANEWS– Satuang Sabhara Polres Pangkep memberi bantuan kepada pasangan suami istri yang kurang Mampu, Kakek M Alwi (67 tahun) dan istrinya Nenek Qomariyah (71 tahun), warga Kampung Bawasalo, Kecamatan Sigeri Kabupaten Pangkep, Jumat 16 Nopember 2018.

Pemberian bantuan kepada pasangan suami istri yang kurang mampu tersebut sebagai realisasi program Kapolres AKBP Tulus Sinaga, S.Ik, MH., yakni Polisi Peduli kepada warga kurang mampu. Maklum, kehidupan keduanya sangat memprihatinkan.

Tinggal di rumah berukuran 4×5 meter yangg atap rumah sudah banyak yang hilang, dinding rumah yngg bocor-bocor, dan papan rumah yngg sudah sangat rapuh, membuat rumah tersebut nyaris roboh karena lapuk. Satu-satunya lampu penerangan, itu pun atas sambungan dari tetangga.

Yang lebih memprihatinkan, Nenek Qomariyah ternyata menderita penyakit stroke, dan bahkan hanya bisa berjalan pincang-pincang. Sementara suaminya, Kakek Alwi, hanya mengandalkan menjual ikan keliling pakai sepeda dari kampung ke kampung. Sebenarnya, pasangan suami istri yang kurang Mampu ini memiliki dua orang anak lelaki, tapi keduanya tidak diketahui di mana keberadaannya setelah merantau puluhan tahun lalu.

Makanya, pihak Polres Pangkep dipimpin Kasat Sabhara AKP Nirwan Alwi, didampingi Kanit Turjawali Aiptu Bachri Malik, melakukan anjangsana ke Nenek Qomariyah dan menyerahkan bantuan berupa sembilan bahan pokok (Sembako), di antaranya; beras, telur, mie, dan bahan pokok lainnya.

Si penerima bantuan, Nenek Qomariyah, tak dapat menahan rasa haru dan gembiranya. Termasuk ketika Kasat Sabhara AKP Nirwan mencium tangannya. “Terima kasih yang sebanyak-banyaknya Pak Polisi. Sungguh mulia hati bapak-bapak, yang memperhatikan nasib kami,” ujarnya dengan mata berkaca-kaca.

Nenek Qomariyah juga tak lupa memohon maaf kepada para anggota Polres Pangkep ini, karena suaminya tidak ada lantaran belum pulang dari menjual ikan. “Suami saya menjual ikan dari kampung ke kampung pakai sepeda. Mungkin ikannya belum habis terjual atau masih dalam perjalanan sehingga belum ada di rumah,” katanya(Arifin)

No More Posts Available.

No more pages to load.