Maccanews, Bulukumba – Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Bulukumba, Mansur, menghadiri sekaligus turut serta dalam kegiatan penandatanganan kerja sama pembentukan Kelompok Layanan Bimbingan Integrasi (Kelayan Binter) dan Forum Integrasi Sosial (FORIS) antara Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas I Makassar dengan Pemerintah Kecamatan Ujung Bulu, Selasa (8/9/2026).
Kerja sama ditandatangani Kepala Bapas Kelas I Makassar, Surianto, bersama Camat Ujung Bulu, Andi Majnah. Kegiatan turut dihadiri unsur pemerintah kelurahan, Polsek Ujung Bulu, Koramil Ujung Bulu, serta pemangku kepentingan terkait.
Selain penandatanganan kerja sama, kegiatan dirangkaikan dengan penandatanganan Piagam Komitmen Bersama sebagai wujud dukungan lintas sektor terhadap pelaksanaan pembimbingan dan reintegrasi sosial Klien Pemasyarakatan.
Kepala Bapas Makassar, Surianto, mengatakan keberhasilan reintegrasi sosial membutuhkan dukungan lingkungan tempat Klien Pemasyarakatan kembali menjalani kehidupan bermasyarakat.
“Reintegrasi sosial tidak cukup hanya dengan mengembalikan Klien ke masyarakat. Kita membutuhkan lingkungan yang siap menerima, mendukung, dan memberikan ruang bagi mereka untuk memperbaiki kehidupannya,” ujar Surianto.
Kalapas Bulukumba, Mansur, menyambut positif pembentukan Kelayan Binter dan FORIS. Menurutnya, sinergi tersebut sejalan dengan tujuan Pemasyarakatan dalam mempersiapkan Warga Binaan agar mampu kembali dan berintegrasi secara sehat di tengah masyarakat.
“Pembinaan di dalam Lapas dan pembimbingan setelah kembali ke masyarakat merupakan proses yang saling berkaitan. Dukungan Bapas, pemerintah wilayah, aparat kewilayahan, dan masyarakat sangat penting agar proses reintegrasi sosial dapat berjalan secara berkelanjutan,” ungkap Mansur.
Ia menambahkan, Lapas Bulukumba siap mendukung sinergi tersebut, khususnya dalam membangun kesinambungan antara program pembinaan selama menjalani masa pidana dengan proses integrasi dan pembimbingan di masyarakat.
Melalui pembentukan Kelayan Binter dan FORIS, diharapkan terbangun jejaring Pemasyarakatan yang semakin kuat dan kolaboratif sehingga Klien Pemasyarakatan mendapatkan dukungan untuk menjalani kehidupan secara mandiri, positif, dan produktif di tengah masyarakat.-(*)
Editor, Suaedy







