BPBD Makassar Bentuk Tim Penanganan Darurat Kekeringan

oleh

makassar – Kota Makassar kini ditetapkan darurat kekeringan. Hal tersebut disampaikan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar, Achmad Hendra Hakamuddin.

Hendra mengatakan, kekeringan ini dipicu kemarau yang berkepanjangan. Lalu diperparah dengan adanya El Nino. Akibatnya, krisis air di beberapa titik terjadi

“Tanggap darurat. Kita masuk musim kemarau kemudian diperparah dengan fenomena El Nino. El Nino itu kelembaban di bawah kewajaran, sehingga keringnya berkepanjangan,” jelas Hendra,Minggu (5/11/2023).

Hendra mengatakan status kedaturatan ini berdasarkan Peraturan Wali Kota Makassar. Berlaku sejak 4 September 2023.

Status tersebut berlaku hingga satu bulan ke depan. Berpotensi diperpanjang mengingat BMKG memprediksi kemarau panjang akan berlangsung hingga akhir tahun.

Mantan Kadispora Makassar ini mengatakan, pihaknya telah meninjau langsung kondisi kekeringan di beberpa titik di Makassar. Beberapa wilayah tak dialiri air, beberapa terganggu, ada pula yang masih lancar.

“SK tanggap darurat telah dibuat dan sedang berproses, sehingga pendistribusian air bersih harus dilakukan secara terkoordinir,” tuturnya.

“Skala prioritas disini yakni wilayah yang memang kesulitan sumber air dan kesulitan terdistribusi oleh PDAM. Langkah awal yang dilakukan tentunya assessment data di lapangan berdasarkan informasi berjenjang dari kecamatan, kelurahan, hingga RT/RW,” lanjutnya.

 

No More Posts Available.

No more pages to load.