BPBD Makassar Siapkan Drone untuk Tangani Darurat Bencana di Musim Hujan

oleh

MAKASSAR – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar mulai bersiap mengantisipasi bencana jelang musim penghujan.

BPBD Makassar mulai menyiagakan seluruh peralatan yang akan digunakan dalam mengevakuasi korban bencana.

Kepala Pelaksana BPBD Makassar Achmad Hendra Hakamuddin mengatakan beberapa peralatan yang disiapkan antara lain, perahu karet, jetsky, speed hunter, speed boat, pelampung, hingga keperluan personel saat di lapangan.

“Informasi dari BMKG, musim hujan mulai masuk Oktober hingga Desember dengan curah hujan yang patut diwaspadai,” ucap Achmad Hendra Hakamuddin, Minggu (2/10/2022).

BPBD Makassar juga telah melakukan pengadaan drone untuk melakukan pemantauan saat terjadi bencana.

Drone tersebut dilengkapi dengan thermal camera yang bisa mendeteksi warga yang terjebak dalam rumah atau gedung saat terjadi bencana.

Drone ini juga dilengkapi dengan lampu sorot dan speaker.

Sehingga drone ini bisa memberi informasi kepada korban bencana terkait situasi ataupun kedatangan bantuan untuk proses evakuasi.

“Drone ini bisa memberi informasi bahaya atau hal kedaruratan. Misalnya segera tinggalkan lokasi, rumah. Segera dievakuasi di tempat penampungan,” jelasnya.

Hanya saja, drone ini punya keterbatasan, hanya mampu terbang dalam dengan durasi 30 menit.

“Tergantung kondisi. Jadi misal daerah banjir, kita sudah siapkan skenarionya, datang ke sana petakan yang mana mau dipantau,” paparnya.

Sebenarnya kata Achmad Hendra, Makassar butuh empat hingga lima drone melihat peta kebencanaan yang ada di Makassar.

Dari kajian resiko bencana, potensi banjir ada di empat kecamatan, yakni Kecamatan Biringkanaya, Kecamatan Tamalanrea, Manggala, dan Panakkukang.

Selain kesiapan alat, BPBD juga siap menurunkan 99 personel untuk melakukan penyelamatan dan penanganan terhadap bencana yang terjadi di musim hujan.(dn)

No More Posts Available.

No more pages to load.