Walkot Makassar Dukung Harga BBM Naik karena Harus Tegak Lurus dengan Pusat

oleh

Makassar – Wali Kota Makassar Moh Ramdhan ‘Danny’ Pomanto mengungkap alasannya mendukung kebijakan pemerintah pusat menaikkan harga BBM. Danny menyebut pemerintah di daerah harus tegak lurus dengan kebijakan pemerintah pusat.

“Pertama saya tidak mempermasalahkan dia (mahasiswa) demo di Balai Kota, karena ini adalah demokrasi, biasa. Nah kenapa saya harus mendukung itu karena kita pemerintah juga. Semua harus tegak lurus dengan pemerintah pusat,” kata Danny, Jumat (9/9/2022). Danny menjawab protes mahasiswa terhadap dirinya yang mendukung kenaikan harga BBM.

Danny mengaku tidak mempersoalkan jika mahasiswa melakukan demonstrasi. Namun dia mengatakan mahasiswa harus tetap tertib dan saling menghargai satu sama lain.

“Kalau saya tidak-ji, selama teman-teman tertib. Mau teriak-teriak juga kalau perlu kurang corongnya saya tambahkan corong lagi. Yang penting tertib. Kalau aspirasi kita harus hargailah. Tapi dia harus juga hargai kita,” ucap Danny.

Selain itu, Danny menjelaskan bahwa kebijakan harga BBM diputuskan oleh pemerintah pusat. Pemerintah daerah hanya bisa mengikuti keputusan tersebut dan tidak punya otoritas untuk mengintervensi kebijakan tersebut.

“Ini bukan pemkot yang kasih naik harga. Kecuali kita bisa kasih turun harga, pemkot kasih turun kalau bisa. Kan tidak bisa, ini keputusan bukan kita. Maksudnya ini kebijakan (dari pusat),” terangnya.

Lebih lanjut Danny mengatakan ada dua persoalan besar yang dihadapi dunia saat ini, yakni inflasi energi dan pangan. BBM disebutnya masuk kategori energi yang kebijakannya bukan ditetapkan pemerintah daerah.

“Tapi kalau pangan, nah inilah tugasnya kita bagaimana menekan agar pangan tidak naik. Caranya? Food security. Nah itulah (contohnya) lorong wisata,” ujar Danny.

“Jadi lebih bagus kita cari 9(solusi), bukan setuju tidak setuju (harga BBM naik), (tapi) solusinya apa? Demo juga 10 kali di Balai Kota tidak turun-turun juga itu. Masalahnya bukan kita yang kasih turun atau kasih naik,” sambungnya.

Danny menambahkan, saat ini pihaknya juga sedang menyiapkan bantuan kepada masyarakat buntut naiknya harga BBM. Bantuan itu disebutnya di luar dari penyaluran bantuan langsung tunai (BLT).

“Alas hukumnya saya langsung segera eksekusi. Di luar penyaluran semacam BLT baru. Tapi ada perintah bahwa pemerintah daerah juga lakukan itu, saya lakukan. Saya kan tidak saja dianu (diperintahkan), saya dengan masyarakat,” pungkasnya.

Seperti diketahui, massa mahasiswa dari berbagai organisasi yang tergabung dalam Cipayung Plus menggeruduk Balai Kota Makassar. Mereka protes ke Wali Kota Makassar Moh Ramdhan ‘Danny’ Pomanto karena mendukung kenaikan harga BBM.

Aksi tersebut berlangsung pada Jumat (9/9/2022). Massa yang datang melakukan penutupan penuh Jalan Ahmad Yani.

Salah satu orator, Fauzul Adhim dari HMI Cabang Makassar Timur mengungkapkan, kebijakan pemerintah yang menaikkan harga BBM secara terburu-buru telah membawa dampak yang merugikan masyarakat.

“Karena kenaikan BBM membawa implikasi terhadap kenaikan harga barang dan jasa. Kebijakan kenaikan harga BBM juga tidak sesuai dengan cita-cita negara kesatuan Indonesia yaitu mensejahterakan masyarakat Indonesia sebagaimana yang diatur dalam UUD 1945,” teriaknya.

Fauzul juga menuding pemerintah tidak mempertimbangkan dampak yang akan dirasakan warga dengan naiknya harga BBM yang cukup tinggi.

“Pemerintah saat ini seakan tutup telinga atas seluruh keresahan masyarakat. Untuk itu kami turun ke jalan sebagai bentuk protes,” imbuhnya.

Di Balai Kota Makassar, massa menuntut untuk bertemu Danny Pomanto karena telah mendukung kenaikan harga BBM dan IKN.

“Kalau kami ditolak ditemui maka kami akan menuju rumah Wali Kota sebagai pemimpin kota Makassar. Dia juga mendukung IKN dan kenaikan harga BBM,” teriaknya lagi.(*)

No More Posts Available.

No more pages to load.