BPBD Makassar Gandeng LPPM Unhas Sosialisasi Dokumen Kajian Risiko Bencana

oleh

MAKASSAR, – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar bekerjasama dengan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Hasanuddin (Unhas) menggelar Sosialisasi Dokumen Kajian Risiko Bencana, di Hotel Mercure Nexa Pettarani Makassar, Rabu, (24/8/2022).

Kegiatan ini dihadiri Wakil Rektor IV Unhas Prof Adi Maulana, Kepala Badan Litbang Kebencanaan Unhas Ilham Alimuddin, dan Kepala Pelaksana BPBD Achmad Hendra Hakamuddin.

Kalaksa BPBD Kota Makassar, Achmad Hendra Hakamuddin, mengatakan, dokumen kajian risiko bencana sangat dibutuhkan sebagai dasar kebijakan pemerintah dalam menyusun dokumen RPB (Rencana Penanggulangan Bencana).

“Dokumen ini sebagai bentuk integrasi dan penyelarasan arah penanggulangan bencana. Dokumen ini juga akan memastikan efektivitas pelaksanaan penanggulangan bencana di Kota Makassar,” jelasnya.

Ia mengungkapkan, dokumen kajian risiko bencana ini merupakan Kerjasama Swakelola Kota Makassar antara BPBD dengan LPPM Universitas Hasanuudin Makassar.

“LPPM Universitas Hasanuddin Makassar dipilih sebagai mitra kerjasama karena sumber daya ilmu kebencanaan yang dimilikinya sudah mumpuni secara nasional,” kata Hendra, sapaan akrab Kalaksa BPBD Kota Makassar.

Pada kegiatan yang dilaksanakan selama empat hari, 23 – 26 Agustus 2022 ini, BPBD, LPPM Unhas, stakeholder terkait dan lurah akan melakukan dan membahas kajian risiko bencana mulai kajian tingkat ancaman, kerentanan, kapasitas dan tingkat risiko bencana. Hasil kajian tersebut nantinya dapat memberikan rekomendasi dan prioritas arah kebijakan penanggulangan bencana di Kota Makassar.

“Paradigma penanganan kebencanaan sudah mulai bergeser dari penanganan aktif ke pencegahan responsif. Dengan paradigma ini, kita akan menyusun dokumen RPB yang menjadi dasar Perda Kebencanaan termasuk bagaimana mengatasi banjir di Kota Makassar,” terangnya. (DN)

No More Posts Available.

No more pages to load.