LMP Sulsel Temukan Logo Palu Arit, SAdAP Minta Ormas dan OKP Tidak Terprovokasi

oleh
LMP Sulsel Temukan Logo Palu Arit, SAdAP Minta Ormas dan OKP Tidak Terprovokasi

MACCANEWS – Terkait ditemukannya seorang karyawan salah satu cafe di Jl Hertasning, Makassar yang menggunakan atribut palu arit, Minggu malam (5/7), Syarifuddin Daeng Punna (SAdAP) imbau agar semua pihak tenang dan jangan terprovokasi.

Olehnya SAdAP itu meminta kepada Ormas dan OKP agar tenang menyikapi suatu persoalan. Seperti kejadian yang baru saja terjadi, dimana ditemukan salah seorang karyawan cafe yang bertugas sebagai kasir menggunakan atribut berlambang logo palu arit oleh pengurus Laskar Merah Putih (LMP) Sulsel yang kebetulan sementara melakukan rapat koordinasi di Cafe Habitus Jalan Hertasning, ketika ditanya oleh Taufik Hidayat, Ketua LMP Sulsel yang bersangkutan beralibi dan mengetahui bahwa baju yang dikenakan itu berlogo palu arit yang dilarang peredarannya, sehingga langkah LMP meminta aparat untuk segera mengamankannya.

Bahkan pihak pemilik cafe meminta kepada anggota LMP agar menyelesaikan secara damai , untuk menjaga agar tidak terjadi hal-hal yang sama, namun karena ini negara hukum maka LMP tetap bersikukuh untuk tetap meneruskan kepada pihak berwajib dalam hal ini kepolisian dan mereka di amankan untuk dimintai keterangan.

Oleh sebab itu, SAdAP meminta agar semua pihak dapat menahan diri dan serahkan sepenuhnya kepada pihak yang berwajib untuk menindak lanjuti permasalahan ini dan mohon agar cafe ini sebaiknya ditutup karena telah melunturkan Pancasila dengan memberikan ruang berkembangnya melalui atribut terlarang yang di gunakan karyawan cafe tersebut.

“Sebagai Ketua Dewan Pembina LMP Sulsel, saya meminta kepada adik-adik pengurus agar tidak gegabah dalam mengambil sikap apalagi main hakim sendiri, olehnya itu demi menjaga stabilitas keamanan di masa pandemi corona ini sebaiknya bila ditemukan ada yang menggunakan atribut logo arit agar segera di laporkan kepada pihak berwajib untuk dimintai keterangan,” ungkap SAdAP dalam keterangannya via Whatsapp, Senin (6/7).

Selain itu, SAdAP meminta kepada adik-adik mahasiswa terkait kejadian ini untuk tidak terpancing dan dapat menahan diri.

“Mari kita jaga daerah ini dari upaya pihak-pihak yang ingin mengacaukan stabilitas keamanan, apalagi Sulsel saat ini dalam kategori zona merah,” tukas SAdAP.

Terakhir SAdAP meminta dan berharap aparat kepolisian untuk memeriksa dan menyelediki pihak lain yang diduga terlibat, mengingat logo palu arit merupakan lambang partai terlarang di Indonesia (*)

The post LMP Sulsel Temukan Logo Palu Arit, SAdAP Minta Ormas dan OKP Tidak Terprovokasi appeared first on Maccanews.