SMA 6 Gowa Kritik Pemuda Lewat Pentas Teatrikal Puisi

oleh
SMA 6 Gowa Kritik Pemuda Lewat Pentas Teatrikal Puisi

MACCA.NEWS- Bulan suci Ramadhan tidak membatasi ruang kreatifitas puluhan siswa-siswi SMA Negeri 6 Gowa dalam menggelar teatrikal puisi untuk membangkitkan semangat juang para pahlawan pada diri siswa-siswi dan pemuda yang ada di Parangloe, Rabu (26/5/2019).

Pementasan tersebut digelar di Aula SMA Negeri 6 Gowa dan dihadiri oleh ratusan siswa-siswi, orang tua murid, guru, juga pemuda Parangloe.

Penanggung jawab kegiatan yang sekaligus guru SMA Negeri 6 Gowa, Syamsinar, menjelaskan teatrikal puisi tersebut merupakan bentuk ekspresi para siswa dan siswi dalam mengkritik kehidupan para pemuda dan pemudi zaman sekarang.

“Teatrikal puisi ini adalah bentuk ekspresi kekecewaan para siswa dan siswi SMA Negeri 6 Gowa dalam melihat realitas kehidupan para pemuda dan pemudi yang begitu mudah terpengaruh dan terjebak dengan pergaulan bebas. Dimana persoalan tersebut sangat bertentangan dengan apa yang menjadi harapan dari para pahlawan kita,” ungkapnya.

Selain itu Syamsinar juga berharap kepada pemerintah untuk menciptakan dan mendukung penuh ruang-ruang kreatifitas bagi para pemuda untuk menghindari pergaulan bebas salah satunya adalah pentas seni.

“Salah satu faktor yang menyebabkan pergaulan bebas adalah tidak adanya atau kurangnya ruang kreatifitas untuk melalukan hal-hal positif, mudah-mudahan ini menjadi masukan agar ke depan, banyak hal-hal positif yang bisa dilakukan oleh para siswa-siswi dan pemuda Parangloe termasuk dukungan dari pemerintah dalam hal pengembangan potensi seni,” tambahnya.

Pada pentas teatrikal itu Komunitas Seni Parangloe membacakan beberapa puisi diantaranya, Karawang Bekasi, Sajak Sebatang Lisong, Malu Jadi Orang Indonesia, Masih Merdeka Kah Kau Indonesia, Koruptor, juga panitia menghadirkan Ustadz Baim, Finalis Dai Muda MNC TV 2014 dan dihadiri oleh Sanggar Seni Mahasiswa UIN Makassar.

The post SMA 6 Gowa Kritik Pemuda Lewat Pentas Teatrikal Puisi appeared first on Maccanews.