Maju di Pileg Kota Makassar, Giliran Komunitas Hijab Beri Dukungannya Untuk Annisa

oleh
Maju di Pileg Kota Makassar, Giliran Komunitas Hijab Beri Dukungannya Untuk Annisa

MACCA.NEWS- Komunitas perempuan berhijab di nyatakan dukungannya kepada calon anggota DPRD kota Makassar, Annisa, SE pada pemilihan legislatif, 17 April mendatang.

Annisa, SE yang mengusung tagline’annisaker3n’ maju pada di Daerah pemilihan (Dapil) II kota Makassar, nomor urut 3 dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuagan (PDIP), yang meliputi Kecamatan Wajo, Kecamatan Ujung Tanah, Kecamatan Bontoala, Kecamatan Tallo, dan Kecamatan kepulauan Sangkarrang.

Dihadan para komunitas hijab, Annisa tak mampu menyembunyikan rasa bangganya atas dukungan kepada dirinya dari komunitas hijab Makassarar tersebut. Maka dari itu, Annisa, SE berkomitmen jika terpilih akan mendorong pemerintah memberdayakan perempuan untuk mengambil peran memajukan kota Makassar.

“Terimakasih kasih atas dukungan kita semua, DPRD bagi saya adalah sarana pengabdian. Tentunya dukungan ibu-ibu di komunitas ini akan memotivasi saya memperjuangkan hak-hak kaum ibu dan perempuan pada umumnya. Saya berkomitmen jika terpilih, akan mendorong pemerintah kota Makassar memberdayakan kaum perempuan untuk mengambil peran bersama pemerintah membangun kota Makassar yang religius, dan menjadi kota terbaik Indonesia,” kata, Annisa, SE ,Senin (18/3/2019).

Komunitas hijab menilai sosok, Annisa, SE adalah sosok sederhana yang memiliki komitmen jelas dalam perjuangannya untuk orang banyak.

“Kami tidak akan diam dan membiarkan ibu Annisa berjuang sendiri. Kita ingin mendukungnya, dan memilihnya agar aspirasi kita diperjuangkannya di DPRD kota Makassar. Tanpa berjuang dan mendukung ibu, Annisa maka harapan kami dan yang telah mendukungnya tidak akan terwujud. Maka mari kita bersama-sama ibu, Annisa agar program pemerintah menyentuh kesejahteraan hidup kita,” sebut sala satu ibu dari komunitas hijab kota Makassar.

Sebelumnya, Annisa, SE telah mendapat dukungan berbagai komunitas pemuda, perempuan, komunitas paguyuban berbagai daerah, kelompok majelis taklim, para tokoh masyarakat, perempuan, pemuda, dan banyak komunitas lainnya. (*)