Januari-Maret 2019, Ekspor Komoditas Pertanian Melalui Karantina Parepare Capai Rp. 22,5 Milyar

oleh
Januari-Maret 2019, Ekspor Komoditas Pertanian Melalui Karantina Parepare Capai Rp. 22,5 Milyar

MACCANEWS, PAREPARE- Saat ini Kementrian Pertanian sedang menggalakkan program Ayo Galakkan Ekspor Generasi Milenial Bangsa (Agro Gemilang) yang bertujuan untuk terus mendorong peningkatan produksi komoditas pertanian Indonesia, baik yang sudah berjalan maupun yang potensial untuk peningkatan ekonomi daerah yang mendukung perekonomian bangsa indonesia.

Kepala Pusat Kepatuhan, Kerjasama dan Informasi Kekarantinaan (KKIP) Barantan, Sujarwanto mengatakan target ekspor kedepannya yakni komoditas beras, jagung, durian dan pisang.
“Saat inikan masih antar area, padahal sangat potensial untuk ditingkatkan. Jadi target ekspor kedepannya itu,” ujarnya saat ditemui usai pelepasan ekspor komoditas rumput laut, di Kantor Biota Laut Ganggang (BLG) Kabupaten Pinrang, Jumat (08/03/2019).
Sementara Kepala Stasiun Karantina Kelas I Parepare, Abdul Rahman mengatakan berdasarkan data ekspor rumput laut meningkat setiap tahunnya.
“Tahun 2017 ekspor rumput laut ke Tiongkok sebesar 602 ton dengan nilai Rp. 55,450 milyar. Tahun 2018 meningkat sebesar 6.086 ton dengan nilai Rp. 512.669 milyar. Sedangkan hingga Maret 2019 jumlah ekspor sebesar 1.435 ton dengan nilai Rp. 11.714 milyar,” jelas Abdul Rahman.
Abdul Rahman menambahkan, pada Maret 2019 total nilai ekspor komoditas pertanian melalui Karantina Parepare mencapai Rp. 5,3 milyar.
“Ada 200 ton rumput laut senilai Rp. 1,668 milyar, empat kontainer kayu sengon senilai Rp. 667 juta, 15 kontainer palm kernel senilai Rp. 792 juta, dan tujuh kontainer kayu lapis senilai Rp. 2.140 milyar,” paparnya.
Adapun nilai ekspor seluruh komoditas pertanian yang difasilitasi pengeluarannya melalui Karantina Parepare dari bulan Januari hingga Maret 2019 mencapai Rp. 22.513 milyar.