Warga Curhat ke Arif Saleh Soal Pemukimannya Belum Ada Listrik dan Air

oleh
Warga Curhat ke Arif Saleh Soal Pemukimannya Belum Ada Listrik dan Air

MACCANEWS– Calon anggota DPRD Wajo Dapil I Kecamatan Tempe, M.Arif Saleh dibuat “terkejut” oleh curhatan sejumlah warga di Amessangeng Alau, Kelurahan Maddukelleng, Kecamatan Tempe.

Pasalnya, di pemukiman warga yang terletak di sekitar Jalan Kartika Chandra atau di antara BTN Chandra dan BTN Amal Permai, terdapat sejumlah rumah yang belum dialiri fasilitas listrik dan sarana air bersih.

Bahkan, kondisi jalannya belum di aspal. Padahal, lokasinya masih berada di Kelurahan Maddukelleng atau di wilayah perkotaan. Di samping itu, sekira 14 KK juga sudah menghuni wilayah tersebut selama bertahun-tahun.

“Kalau mau ambil air Nak, saya harus jalan kaki ke sungai di Tampangeng sekitar 1 kilometer lebih dari sini. Hampir tiap hari saya jalan Nak, karena kalau beli per tangki itu mahal,” curhat salah seorang warga saat bersilaturahmi dengan Arif Saleh, Selasa (11/12/2018).

Bukan hanya itu, warga di pemukiman ini juga sangat membutuhkan aliran listrik. Apalagi, lokasi tiang dari jalan utama disebut sudah sangat dekat. Sehingga mereka menaruh harapan besar bisa mendapat perhatian.

“Kami mohon ke pihak berwenang agar masalah yang kami alami bisa diperhatikan. Termasuk jalanan kami,” tambah ibu rumah tangga yang ikut bersilaturahmi dengan alumnus As’adiyah itu.

Dalam kesempatan itu, warga juga seolah menumpahkan keluh kesahnya yang sudah lama terpendam. Termasuk soal bantuan bedah rumah dari pemerintah yang tak kunjung ada. Padahal sering memasukkan permohonan.

Arif Saleh yang secara kebetulan mampir di rumah warga, mengaku terkejut mendengar curhatan warga yang rata-rata petani. Apalagi , wilayah pemukiman tersebut berada di dalam kecamatan ibu kota kabupaten.

“Saya berharap ini mendapat perhatian khusus dari pemerintah. Sangat miris mendengar curhatan warga kalau sudah bertahun-tahun belum tersentuh aliran listrik dan air bersih. Apalagi ini di kecamatan ibu kota kabupaten,” tutur Arif Saleh.

Menurut Arif, kondisi yang dirasakan puluhan warga di wilayah itu, sekaligus bisa menjadi tamparan bagi pemerintah kabupaten. Sebab kesannya ada yang dianaktirikan atau tidak mendapat perhatian.

“Masalah orang tua dan saudara kita yang bermukim di wilayah itu tak boleh dipandang sebelah mata. Ini menyangkut kelangsungan hidup mereka. Mereka tak boleh dianaktirikan. Mereka tak boleh kita tinggalkan. Mereka juga punya hak dan butuh perhatian,” paparnya.

Caleg nomor urut 7 dari Partai Nasdem ini, juga berharap banyak, agar bupati dan wakil bupati terpilih, bisa mencarikan solusi dengan masalah yang dihadapi warga tersebut pasca-dilantik nantinya di Februari 2019 mendatang. (*)