Pemprov Sulsel – BRI Teken MoU Layanan Kartu Tani

oleh
Pemprov Sulsel – BRI Teken MoU Layanan Kartu Tani

MACCANEWS- Gubernur Sulawesi Selatan HM Nurdin Abdullah (NA) melakukan penandatanganan kerja sama Memorandum of Understanding (MoU) Provinsi Sulawesi Selatan dengan PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) di Ruang Rapat Pimpinan, Jum’at (21/12/2018). Kerjasama ini terkait layanan akses perbankan kartu tani.

Akan dibuat satu juta kartu tani. Dengan kartu tani, akan disalurkan pupuk subsidi dan serta untuk mengetahui serta mengukur kebutuhan kredit yang bisa dibiayai.

Gubernur Nurdin Abdullah mendukung hal ini. Apalagi dengan Sulsel menyandang predikat sebagai penyangga pangan nasional. Sehingga ini, akan menjadi sebuah gerakan percepatan kesejahteraan petani kita dan memenuhi kebutuhan petani. Untuk program kartu tani ini pertama kali dilaksanakan di luar pulau Jawa.

“Ini, tinggal bagaimana mensosialisasikan sistem penggunaan. Dan saya yakin ini juga akan lebih memperbaiki sistem penyaluran pupuk bersubsidi. Kita tahu bahwa petani kita, setiap mau musim tanam mereka pusing, cari benih, pupuk, nah sekarang dengan hadirnya kartu tani ini, itu menyelesaikan satu persoalan, jadi ini menyelesaikan masalah tanpa masalah,” kata Nurdin Abdullah.

Ia pun berharap, ini akan tersosialisasi dengan baik ke seluruh Sulawesi Selatan. Dana yang dikeluarkan oleh BRI harus menyiapkan hampir Rp5 triliun.

Kepala Biro Perekonomian Since Erna Lamba mengatakan layanan akses perbankan kartu tani sebagai dasar kebijakan dan transparansi penyaluran dan subsidi kepada petani. Bagi Bulog dapat memproyeksi hasil panen dan lembaga lainnya akan mendapatkan manfaat.

“Salah satu inovasi membantu integrasi perbankan. Sebagai alat penebusan dan pembayaran. Mendorong KUR dan Bumdes di Sulsel,” sebutnya.

Sedangkan Pemimpin Wilayah (Pimwil) Makassar Agus Suprianto, menyampaikan, inovasi pembuatan kartu tani adalah memberikan kepastian dana bantuan pupuk subsidi bisa tepat sasaran pada petani.

Untuk mengefektifkan sosialisasi juga sudah dilakukan sejak September tahun ini.

“Kita harapkan semua kebutuhan subsisi akan berjalan dengan baik akan ada 1 juta rekening, ada satu juta petani bisa memanfaatkan kartu tani ini. Nanti bisa diukur kebutuhan kredit yang bisa kita biaya. Sampai saat ini total flatform untuk 5,3 triliun,” ujarnya.(*)