Firasat dan Postingan Terakhir Pramugari Alfiani

oleh
oleh

MACCANEWS- Alfiani Hidayatulah Solikah tengah bertugas saat pesawat Lion Air 610 jatuh ke perairan Karawang, kawasan anak usaha PT Pertamina (Persero), Pertamina Hulu Energi Offshore North West Java (PHE ONWJ), di lepas pantai di utara Bekasi, Jawa Barat, Senin (29/10/ 2018).

Wanita yang kadang mengenakan jilbab saat tidak bertugas itu menggunakan akun Instagram @aldianihidayatulsolikah. Terakhir kali Alfiani mengabadikan momennya saat menghabiskan waktu di Bandung pada 25 Oktober 2018.

“It’s dark inside, i want save that light (dalam kegelapan, aku ingin gapai cahaya itu,” tulis Alfiani untuk keterangan fotonya.

Postingan tersebut mendapat respon dari 2.248 netizen. Mereka pun mendoakan dan memberikan duka cita untuk lulusan SMAN 1 Dolopo Madiun itu.

“Semoga Allah masih memberimu keajaibab atau mungkin Allah sudah menyiapkan cahaya surganya untukmu di sana,” kata salah satu follower.

“Semoga selamat kak dalam lindungan Allah, semoga kamu bisa menggapai cahaya itu ya. Aamiiin,” sahut netizen lainnya.

“Semoga ada keajaiban selamat semua penumpang dan kru,” imbuh lainnya.

Sementara itu, keluarga dan kerabat Alfiani tak menyangka anak semata wayang pasangan Slamet dan Sukarti, warga Dukuh Gantrung, Desa Mojorejo, Kecamatan Kebonsari, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, menjadi korban kecelakaan pesawat Lion Air 610 tujuan Jakarta-Pangkal Pinang.

Gadis 19 tahun ini baru bekerja sebagai pramugari Lion Air selama dua bulan. Sebelumnya, Alfiani mengikuti pendidikan pramugari di Jakarta. (*)

No More Posts Available.

No more pages to load.