Inovasi untuk Negeri, Renny : Inovasi Sektor Pendidikan dan Pelayanan Publik Isu Strategis

oleh
oleh
Inovasi untuk Negeri, Renny : Inovasi Sektor Pendidikan dan Pelayanan Publik Isu Strategis

MACCANEWS- Dialog untuk negeri yang terselenggara atas kerjasama STIA-LAN makassar dan stasiun TVRI hari ini, Rabu 24 oktober pukul 10 pagi tadi mengangkat tema “Inovasi untuk Negeri”. Dalam dialog tersebut dihadiri oleh sejumlah unsur pimpinan dari STIA-LAN yakni Prof. Basri selaku Puket l, Dr. Najmi Kamariah selaku puket lll, Dr. Alam tauhid syukur dan Dr. Andi Rasdianti Makassar dan beberapa perwakilan dosen dan mahasiswa sebagai audiens.

Sesuai dengan tema yang diangkat, Prof. basri menyatakan bahwa dalam menjawab tantangan kebutuhan pendidikan di masa mendatang, STIA-LAN berkomitmen untuk terus berbenah mengikuti aturan yang ada. Dalam rangka transformasi pendidikan tinggi berbasis vokasi sesuai tuntutan zaman dan arah pembangunan, maka  tahun 2018 penerimaan mahasiswa STIA LAN Makassar sudah terbuka untuk umum.

Hal serupa disampaikan oleh Dr. Alam yang menyatakan bahwa tak hanya sampai disitu, STIA-LAN Makassar juga tengah mempersiapkan untuk membuka Program Doktoral dan hal tersebut sangat memungkinkan sebab saat ini STIA-LAN Makassar telah memiliki tiga professor dan selebihnya hampir 80% adalah tenaga pengajar dengan kualifikasi pendidikan S3/doktor. Pada kesempatan yang sama Dr. Najmi juga mengatakan bahwa kualitas mahasiswa yang menempuh study di STIA-LAN rata-rata memperoleh nilai akumulasi yang cukup tinggi ditunjang dengan kemampuan belajar mahasiwa yang sangat kuat secara visual sebagai ciri masyarakat muda millenial yang memang senantiasa aktif dalam mengupgrade wawasan pendidikannya dalam waktu yang relatif cepat dalam pembelajaran.

Turut hadir pula dalam dialog sebagai audiens yang diundang khusus oleh pihak manajemen kampus, penulis buku Citizen’s Charter yang tak lain merupakan Alumni program magister STIA-LAN Makasar, Renny puteri harapan rani. Saat berbincang dengan para dosen yang hadir tadi Renny menyampaikan bahwa dengan seluruh kapasitas dosen yang ditunjang dengan fasilitas kampus yang ada saat ini, dirinya yakin STIA-LAN Makassar mampu menjadi kompetitor kuat bagi kampus-kampus lain yang ada di makassar. Terlebih lagi karena kampus berbasis vokasi dan ilmu terapan hanya ada di makassar dari seluruh kawasan timur indonesia sebagaimana yang telah disampaikan oleh Prof. Basri sebelumnya.

Dalam kesempatan tadi, unsur pimpinan kampus dan para dosen ikut menyampaikan apresiasinya kepada Renny yang sebentar lagi akan diwisuda dan menjadi alumni karena telah menerbitkan buku “Citizen’s charter sebagai Inovasi pelayanan publik”. Ucapan terimakasih Renny turut haturkan atas respon yang diberikan oleh STIA-LAN Makassar.

“Buku ini hadir sebagai salah satu bentuk perhatian kami terhadap sektor pelayanan publik dan jawaban dari kami sebagai penulis akan pentingnya inovasi dalam segala sektor terutama pendidikan dan pelayanan publik,” pungkasnya. (*)