Tolak Kenaikan BBM, BEM UNM Gelar Aksi Penyelamatan Rakyat

oleh
Tolak Kenaikan BBM, BEM UNM Gelar Aksi Penyelamatan Rakyat

MACCANEWS-  Lembaga Kemahasiswaan (LK) se-Universitas Negeri Makassar (UNM) menggelar aksi unjuk rasa dengan mengangkat grand isu, “Save Migas: Upaya Penyelematan Rakyat Dari Jebakan Rezim Jokowi-JK di Indonesia” di depan Menara Pinisi UNM, Jl. A. P. Pettarani, Senin (9/7/2018).

Aksi yang digalang oleh Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) UNM ini mendesak rezim Jokowi-JK untuk menurunkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) yang terus naik setiap tahunnya.

Presiden BEM UNM, Ari Tolstoy menilai selama ini rezim Jokowi-JK terkesan menjebak masyarakat untuk beralih ke BBM Non-Subsidi karena pasokan BBM Subsidi yang terus berkurang.

“Stok Premium di setiap SPBU saat ini kurang, hal ini menjadi tanda tanya besar di masyarakat yang mengharuskan beralih ke BBM Non-Subsidi seperti Pertalite,” ungkapnya saat orasi.

“Rezim Jokowi-JK semkain lihai menjebak masyarakat Indonesia, terbukti dengan berkurangnya pemakaian Premium yang hanya mencapai 24.000 KL sementara Pertalite mencapai 46.000 KL,” tambahnya.

Menteri Sosial dan Politik (Mensospol) BEM UNM, Wawan juga menyuarakan hal yang sama. Ia mengatakan kenaikan harga BBM mengakibatkan naiknya biaya produksi, distribusi, dan menaikkan inflasi. Harga-harga barang menjadi semakin mahal dan daya beli merosot.

“Kalau seperti ini terus perekonomian akan stagnan dan tingkat kesejahteraan terganggu. Dunia usaha juga akan merasakan dampaknya di mana kredit macet semakin meningkat,” tuturnya.

Ratusan massa aksi yang tergabung dalam aksi ini memadati Jl. A.P. Pettarani sambil melakukan orasi ilmiah dan juga membagikan selebaran pernyataan sikap. (**)