Rekapitulasi Perhitungan Suara Pilkada Makassar Terancam ditunda

oleh
Rekapitulasi Perhitungan Suara Pilkada Makassar Terancam ditunda

MACCANEWS-  Rekapitulasi perhitungan suara tingkat kota pada kontestasi Pemilihan Wali Kota (Pilwalkot) Makassar 2018 oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Makassar belum juga berlangsung hingga Kamis (5/7/2018) malam.

Menyusul perhitungan suara Pilgub Sulsel 2018 masih berlangsung. Bahkan, perhitungan suara tingkat Kecamatan Tamalate dan Bontoala ditunda lantaran ditemukan kendala hasil rekapitulasi PPK tingkat kecamatan.

Diketahui perhitungan suara ini berlangsung di Hotel Max One, Jalan Taman Makam Pahlawan, Makassar.

Komisioner KPU Makassar Divisi Teknis, Abdullah Manshur mengatakan, jika waktu memungkinkan, perhitungan suara Pilwalkot Makassar akan dilaksanakan malam ini. Namun jika tidak memungkinkan, akan dilanjutkan Jumat (6/7/2018).

“Karena memang waktunya kan sampai tanggal 6 untuk rekap kabupaten/kota, jadi kita masih punya waktu besok. Kotaknya, yang rekap kota kalau tidak selesai akan dibawa kembali ke kantor KPU. Kalau pilgub yang 1 kotak ini kita akan masukkan form DB, yang akan kita bacakan untuk rekap tingkat provinsi,” paparnya.

Lebih lanjut dia menjelaskan, meski ada kendala pada dua kecamatan, pihaknya tetap akan merampungkan rekapitulasi suara Pilgub Sulsel hingga malam.

“Kemudian berkaitan dengan kecamatan Tamalate, kita lakukan tanpa tanda tangan ketuanya. Tadi dipermasalahkan karena tidak ada tanda tangan ketuanya. Seperti diberitakan media, ketua PPK Tamalate lagi dicari, sampai saat ini belum ketemu,” paparnya saat break rekapitulasi di Maxone Hotel.

Menurutnya, saksi paslon bisa menerima, sehingga proses rekapitulasi tetap dilanjutkan.

Sementara untuk PPK Kecamatan Bontoala, form DA1 tidak ditemukan dalam kotak. Sehingga pihaknya berembug dengan panwaslu dan saksi untuk mengatasi hal itu.

“Ada 2 kemungkinan, tertinggal di sekretariat atau di kotak pilwali, jadi tadi kita sepakati ada yang ke sekretariat (PPK)  didampingi panwas dan saksi serta keamanan, ternyata tidak ada di sana. Kemungkinan besar ada di kotak pilwalkot, sebentar kita buka,” lanjutnya. (*)