Plt Gubernur Minta Penyelenggara Pilkada Tingkatkan Transparansi

oleh
Plt Gubernur Minta Penyelenggara Pilkada Tingkatkan Transparansi

MACCANEWS-  Penjabat (Pj) Gubernur Sulsel, Soni Sumarsono meminta penyelenggara pemilihan kepala daerah (Pilkada) tingkatkan transparansi utamanya penyelenggaran Pilwalkot Makassar 2018.

Sumarsono menyebutkan, posisi Pemprov Sulsel terhadap pelaksanaan pilkada serentak ini hanya sebagai supporting. Proses sepenuhnya tetap diberikan kepada pihak penyelenggara, dalam hal ini KPU dan Bawaslu.

“Intinya kita sebagai supporting kalau memang ada permintaan. Selama tidak ada permintaan, nanti kita khawatir dikira intervensi, karena itu kita tunggu,” tutur Sumarsono.

Dia juga mengimbau agar aparat kepolisian tetap menjaga proses pelaksanaan pilkada. Begitupula senantiasa berkoordinasi antara KPU dan Bawaslu. Sementara TNI, lanjut dia, sifatnya security on call, akan ikut mengantisipasi apabila dibutuhkan.

“Imbauannya paling security saja. Keamanan tetap, kita berjaga dan waspada. Siapapun yang menang untuk Makkassar, seluruh aparat pengamanan sudah disiapkan. Masyarakat tidak usah khawatir. Semua ada aturan mainnya,” tegas dia.

Meski begitu, Dirjen Otonomi Daerah Kemendagri ini menambahkan, transparansi tetap menjadi suatu hal yang sangat penting. Penyelenggaraan harus senantiasa memberikan informasi kepada masyarakat selama warga tidak ikut campur secara langsung.

Apalagi, sempat terjadi polemik dimana dalam rapat pleno wartawan dilarang masuk dalam proses penghitungan suara. Namun, Sumarsono memastikan penyelenggara sudah mulai berkompromi terkait hal tersebut.

“Saya kira kedua belah pihak sudah menyadari posisi masing2. Kotak kosong bukan berarti tidak ada saksi, bukan berarti tertutup. Jadi boleh dibuka. Masyarakat juga boleh melihat selama tidak ikut campur di dalamnya. Transparasi menjadi penting,” paparnya.

Kalaupun ada gesekan yang terjadi di tengah masyarakat terkait Pilwakot Makassar, Sumarsono menganggap itu hanya provokator saja. Dia menyayangkan jika itu terjadi. “Kalau nabrak aturan, baru kemudian ada tindakan. Sekarang ini masih dalam kordior. Hanya transparansi saja yang perlu ditingkatkan,” ucap dia.

Presiden RI Joko Widodo yang dimintai tanggapannya terkait pilkada serentak di wilayah Sulsel menilai, pelaksanaan pilkada saat ini berlangsung aman dan lancar. Adapun dinamika yang terjadi, meenurutnya merupakan hal yang wajar biasa terjadi.

“Nanti rampung semua. Aman semua. Secara umum aman, aman, aman,” singkat Jokowi yang diwawancarai usai memantau pelaksanaan Bendungan Passeloreng di Kabupaten Wajo, baru-baru ini. (**)