Kol.Purn.TNI AM.Sukri A.Sappewali, 1995 Terakhir Ikut Terjun Payung

oleh
Kol.Purn.TNI AM.Sukri A.Sappewali, 1995 Terakhir Ikut Terjun Payung

MACCANEWS.- Latihan penyegaran terjun payung oleh prajurit TNI dari Divisi Infanteri 3 Kostrad selama dua berturut turut di desa Bontonyeleng Kecamatan Gantarang, mengingatkan kembali Bupati Bulukumba AM.Sukri A.Sappewali saat masih aktif di militer.

Saat bincang lepas dengan awak media ini, sambil menyaksikan puluhan prajurit Yonif 432 dan 433 Kostrad melakukan terjun payung, Kol.Purn TNI.AM.Sukri menceritakan, pengalamannya ketika dia masih aktif di TNI.

” Sebagai prajurit, apapun yang diperintahkan komandan, wajib dilaksanakan, apapun itu resikonya,” cerita Andi Sukri.

Dan yang namanya terjun payung, khususnya di kesatuan Kostrad, pangkat prajurit dua ( Prada) sampai Panglima, semuanya pernah melakukan terjun. Dan kata mantan Danden Bekang ini, terakhir dia ikut terjun payung pada tahun 1995.

Dan biasanya, sebelum melakukan penerjunan, dia tetap ada rasa khawatir. Bahkan detik detik menjelang naik pesawat, terkadang bolak balik masuk kamar kecil.

” Jadi kalau kami prajurit TNI saat naik pesawat melalui pintu pesawat, tetapi saat hendak turun dari pesawat, kami tidak lagi melalui pintu, melainkan kami lompat melalui ekor pesawat,” demikian diceritakan Andi Sukri dengan pangkat terakhir Kolonel TNI.

Makanya, kata Andi Sukri, begitu ada penawaran dari Devisi 3 Infanteri Kostrad yang bermarkas dekat Rindam Pakkatto akan melakukan latihan penyegaran terjun payung, dia langsung merespon, apalagi yang datang Panglima Divisi Infanteri 3 Kostrad Mayor Jenderal TNI.Ahmad Marzuki.- (Edy).-