Hasil Rekapitulasi KPU, MB-Asman Ungguli Kolom kosong di Pilkada Enrekang

oleh
Hasil Rekapitulasi KPU, MB-Asman Ungguli Kolom kosong di Pilkada Enrekang

MACCANEWS-  Melalui rapat pleno rekapitulasi KPU kabupaten Enrekang, Pasangan calon tunggal Muslimin Bando-Asman, berhasil mengalahkan jumlah suara kolom kosong pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Enrekang pada, rapat rekapitulasi itu digelar di kantor KPU kabupaten Enrekang, Rabu(27/06/2018).

Berdasarkan hasil rekapitulasi tersebut menempatkan pasangan Muslimin Bando dan wakilnya Asman, terpilih setelah mayoritas penduduk Enrekang setuju kembali dipimpin Muslimin Bando.

“Hasil ini menjadi bukti masyarakat Enrekang masih mengharapkan saya untuk memimpin daerah ini periode kedua. Dan terima kasih telah memberikan kepercayaan untuk melanjutkan pembangunan yang telah kita lakukan sebelumnya,” ujar Muslimin Bando.

Berdasarkan hasil rekapitulasi paslon tunggal ini unggul di semua kecamatan, hingga mendapatkan total suara 77.586 berada jauh dari masyarakat yang tak setuju dipimpin Muslimin Bando yang hanya berada diangka 35.826 suara. Dengan total partisipasi pemilih 115.450 yang ditotalkan dengan suara tidak sah.

“Kita unggul di semua kecamatan, atau 12 kecamatan di Enrekang. Namun demikian ini menjadi evaluasi kita kedepannya. Demi merangkul semua masyarakat Enrekang yang menyatakan sikap tak menyetujui. Semoga kita bersinergi membawa Enrekang lebih maju aman dan sejahtera,” tambahnya.

Sementara Usman Abdullah, Komisioner KPU Enrekang menyatakan keberhasilan menaikkan partisipasi pemilih dari target. Yakni pemilihan yang digelar sebelum bulan suci Ramadan, dimana pihak KPU melakukan sosialisasi maksimal hingga ke tingkat desa.

Ia melanjutkan, jumlah partisipasi yakni 115.450 dari 149.115 daftar pemilih tetap. Atau partisipasi di atas 60 persen.

“Ini kita bisa galakkan partisipasi masyarakat untuk memberikan hak suaranya sudah diatas target kita yakni 45 persen. Ramadhan menjadi momentum sosialisasi, karena banyaknya pertemuan masyarakat salah satunya malam tarwih,” ujar Usman. (*)