Berikut Kejadian Menarik selama Penyelenggaraan Pilkada Makassar

oleh
Pengamat: Lawan dan Laporkan Politisasi Program Kementan di Pilgub Sulsel

MACCANEWS-  Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar dinyatakan telah selesai berdasarkan hasil Penetapan KPU Kota Makassar Dini hari tadi (7/7/2018) yang di gelar di Hotel Max One, Jalan Taman Makam Pahlawan Kota Makassar.

Abdullah Mansyur Komisioner KPU Kota Makassar menyebut, Pemilihan Wali Kota Makassar kembali akan di Gelar Pada 2020 mendatang dimana Paling Tunggal Munafri Arifuddin – Andi. Rachmatika Dewi (Solving) yang di Usung 10 Parpol Kalah melawan Kolom Kosong yang di Huni oleh Penduduk Kota Makassar.

“Karna di PKPU 13 tahun 2018 tentang pemilihan dengan satu pasangan calon itu disebutkan bahwa ketika pasangan calon itu tidak mencapai perolehan suara 50% + 1 maka dilakukan pemilihan ulang di Pilkada serentak tahun 2020,” ujarnya.

Selain lahirnya pemenang di Pilkada Kota Makassar ada Pula Kejadian yang menarik di Selama Pilkada Kota Makassar berlangsung.

1. Penantang Mengalahkan Petahana Rebut hati Parpol.

Sejarah pertama di Kota Pilkada di Kota Makassar, Dimana Penantang Pilkada Kota Makassar memborong sepuluh Partai Politik (Legislatif) dan Satu Partai (Non Legislatif) mengalahkan Pertahanan yang hanya bisa maki sebagai Calon diusung oleh Rakyat (Perseorangan).

2. Penantang Menggugurkan Pertahanan Maju Pilkada Kota Makassar.

Pertama Pula di Pilkada Kota Makassar Bahwa Penantang Menggugurkan sang Pertahanan dengan melalui laporan dugaan tindakan Politik yang di lakukan oleh Petasan dengan kasus, Pembagian Hp android kepada RT, Pengangkatan Honorer dan Insentif RT/RW.

3. Kembalinya Sang Petahana menjadi Wali Kota Makassar.

Kembalinya Sang Petahan menjadi Wali Kota Makassar dianggap kerap sebagai bentuk Perlawanan atau balas dendam Kepada Sang Penantang di mana Relawan Kolom Kosong (RewaKo) disandingkan dengan sang Petahana.

4. Kolom Kosong Menang atas Paslon yang di Usung 10 Parpol.

Pilkada Serentak di Sulawesi selatan yang mempertarungkan antara Paling dan Kolom Kosong, Dimana khususnya Provinsi Sulsel, Sebanyak 3 Kabupaten yang mempertontongkan Pertarungan Paslon dan Kolom Kosong namun dari 3 tersebut 2 diantaranya menjadi pemenang dan sedangkan di Kota Makassar Paslon tumbang melawan Kolom Kosong, Sejarah Pertama di Kota Makassar Pilkada di menangkan oleh Kolom Kosong.

5. Anggaran Penyelenggara yang mencapai angka 60 M.

Dibandingkan dengan Kabupaten penyelenggara Pilkada di Sulsel Kota Makassar tertinggi pertama Kabupaten yang memiliki anggaran penyelenggara terbesar sebesar 60 Milyar di tahun 2018 dibandingkan tahun 2013 hanya sebesar 40 Milyar dan yang di gunakan hanya 25 Milyar. (*)