Kemenkes Lakukan Riset Kesda Bersama BPS

oleh
Kemenkes Lakukan Riset Kesda Bersama BPS

 

MACCANEWS.- Kesehatan Dasar ( Kesda) masyarakat di Republik ini, terus dipantau pemerintah melalui Kementerian Kesehatan. Dan tahun 2018 ini, Kemenkes kembali menurunkan tim atau petugasnya melakukan riset ke masyarakat dengan menggandeng petugas dari Badan Pusat Statistik.

Di Bulukumba, kegiatan riset kesehatan dasar dilakukan beberapa tim yang turun ke sepuluh kecamatan dengan mengambil beberapa sampel rumah warga.

Selasa (1/5) malam, empat orang petugas mendatangi rumah wartawan media, keempatnya masing masing Rahma Ningsi, Sofyan, Hudriani Jamal dari Dinas Kesehatan dan Darmawati petugas dari BPS Bulukumba.

Petugas ini, dengan ramah memperkenalkan diri sekaligus menyampaikan maksud tujuannya menyambangi rumah wartwan media ini. ” Dari 30 rumah warga yang ada di Kelurahan Caile, yang masuk sampel salah satunya rumah bapak,” demikian disampaikan Rahma Ningsi mengawali percakapannya.

Selanjutnya petugas ini menanyakan banyak sebanyak kurang lebih 200 pertanyaan, mulai soal keluhahan penyakit yang ada, riwayat penyakit pola makan, hingga pemahaman soal penyakit HIV AIDS. Bahkan para petugas ini sempat terkesima melihat wartawan media ini terus menerus mengisap rokok. ” Pak kalau bisa, rokoknya dikurangi, karena itu mengganggu kesehatan, baik kesehatan bapak, maupun orang disekitar bapak,” kata ketiga petugas kepada wartawan media ini.

Usai melakukan wawancara kepada wartawan dan anak isteri wartawan media ini, selanjutnya dilakukan pemeriksaan tensi ( tekanan darah), mengukur tinggi badan sampai lingkaran perut. Hanya saja alat tensi yang digunakan hasilnya tidak normal, karena alat ukur tensi menggunakan alat yang menggunakan battery.

” Wah selama ini tensi saya tidak pernah mencapi 155 / 95. Alat anda ini tidak normal, ” kata penulis kepada petugas, dan petugas pun melakukan tensi ulang dan hasilnya 135/ 92, itupun diakui petugas kalau hasil yang dimunculkan alat tensi lebih antara 10 sampai 15.

Menurut Darmawati, petugas dari BPS yang mendampingi tim riset kesehatan dasar, khusus untuk wilayah Kecamatan Ujungbulu, terdapat 120 rumah sampel yang terpilih secara acak, diantaranya di Kelurahan.Caile 30 rumah, Kasimpureng 10 rumah, Bintarore 20 rumah, Ela ela 10 rumah, Bentenge 10 rumah, Loka 10 rumah, Kalumeme 10 rumah, Terang terang 10 rumah dan Kelurahan Tanah Kongkong 10 rumah. ” Pelaksanaan Riset Kesehatan Dasar ini dilakukan selama 42 hari,” jelas Darmawati yang dibenarkan ketiga petugas lainnya.- (Edy )