1.300 PNS Dibutuhkan Pemkot Makassar, Mayoritas Tenaga Pendidik dan Kesehatan

oleh
1.300 PNS Dibutuhkan Pemkot Makassar, Mayoritas Tenaga Pendidik dan Kesehatan

MACCANEWS- Dalam beberapa tahun terakhir, pemerintah pusat menerapkan moratorium penerimaan Pegawai Negeri Sipil (PNS).

Ditangguhkannya penerimaan PNS sementara ini, dapat berimplikasi terjadinya kekurangan Pegawai Negeri Sipil (PNS) di berbagai lingkup pemerintah akibat dari adanya beberapa pegawai negeri sipil yang purna bakti atau pensiun.

Termasuk di lingkup Pemerintah Kota Makassar, dengan adanya moratorium berdampak adanya penyusutan atau kekurangan pegawai.

Sekretaris Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Makassar, Basri Rakhman menuturkan Pemerintah Lingkup Kota Makassar kekurangan sekira 1.300 Pegawai Negeri Sipil (PNS).

“Kita (Pemkot Makassar, red) membutuhkan PNS itu sekira 1.300 orang,” tandanya saat di konfirmasi, Kamis (10/5/2018).

Basri Rakhman memetakan dari 1.300 PNS yang dibutuhkan di Lingkup Pemerintah Kota Makassar itu didominasi tenaga kerja guru.

“Iya kalau dipetakan itu tenaga pendidik yang kami butuhkan kalau dipresentasikan sebesar 60%, kemudian yang kedua yakni tenaga kesehatan sebesar 25% selebihnya itu tenaga teknis dan administrasi sebesar 15%,” ujarnya.

Lebih lanjut Basri Rakhman mengatakan hingga saat ini, dirinya belum menerima informasi dari Kemenpan RB terkait waktu penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS).

“Belum ada informasi dari Kemenpan RB terkait penerimaan CPNS untuk tahun 2018,” pungkasnya.

Untuk itu, kata dia ketika ada informasi telah didapat dari Kemenpan RB terkait jadwal penerimaan CPNS, pihaknya akan memfasilitasi dengan memberikan informasi kepada masyarakat.

“Kami hanya bisa memfasilitasi dari segi informasi, terkait dengan prosedur tesnya itu dari pusat,” ujarnya. (**)