Fahruddin Rangga Sebut Ada Duri Dalam Daging di Internal Pansus Hak Angket

oleh
Hak Angket Dewan ke Gubernur, Fahruddin Rangga: ini Hak Dewan, Bukan Tekanan ke Gubernur

MACCA.NEWS- Rekomendasi kerja dari Panitia Khusus (Pansus) Hak Angket DPRD Sulsel tinvval menghitung hari. Rencananya paripurna hak angket DPRD Sulsel bakal digelar, 16 Agustus mendatang.

Jelang paripurna, beberapa oknum mencoba mengusik Pansus Hak Angket yaitu terus berupaya membangun opini untuk melemahkan hasil kerja Pansus Hak Angket.

Salah satu anggota Pansus Hak Angket DPRD Sulsel, Fahruddin Rangga. Ia mengatakan pada internal Pansus Hak Angket masih ada pejuang kesiangan terus melakukan pelemahan agar menjadi sebuah nilai tawar.

“Kalau istilah kami “panggilka ayah”, entalah sadar atau tidak itu sudah merendahkan martabat institusi,” kata Rangga, Rabu (14/8).

Legislator asal Golkar ini menilai tabiat dan gaya politik seperti itu adalah politik murahan. Kata dia, biarlah publik yang menilai semua karena hukum sosial tentu punya nilai psikis yang tinggi.

“Mungkin tidak berlebihan kalau saya mengatakan di Pansus Hak Angket ini memang ada “duri dalam daging”, yang kalau tidak diwaspadai akan menjadi racun,” ungkapnya.

Menurutnya menegakkan kebenaran memang kadang menemui berbagai duri tapi dengan niat kerja serius tanpa tendensi akan memberikan hasil maksimal.

“Karena buat saya beban tanggungjawab membawa amanah rakyat jauh lebih punya nilai ketimbang mendengar suara-suara sumbang yang tak punya nilai apa-apa,” tegasnya.

Dirinya berharap semua pihak bersabar menunggu rumusan rekomendasi hasil kerja Panus Hak Angket. Ia meminta agar menghilangkan fikiran negatif, apalagi sampai memberi tuduhan bahwa ada uang besar yang menggerakkan Pansus Hak Angket yang pada akhirnya akan menjurus fitnah.

“Subhanallah, karena pada akhirnya apapun hasil Pansus Hak Angket ini untuk kebaikan Sulawesi Selatan dan masyarakat,” pungkasnya. (**)

The post Fahruddin Rangga Sebut Ada Duri Dalam Daging di Internal Pansus Hak Angket appeared first on Maccanews.