Pemkot Parepare Gelar Musrembang RPJMD Tahun 2018-2023

oleh

MACCA.NEWS, PAREPARE- Pemerintah Kota (Pemkot) Parepare menggelar musrembang terkait Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Parepare tahun 2018-2023, di Hotel Bukit Kenari Parepare, Rabu (9/1/2019). Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Wali Kota Parepare, Taufan Pawe.

Dia mengatakan musrembang kali ini membahas terkait Parepare menuju kota industri tanpa cerobong asap, yang berwawasan hak dasar dan pelayanan dasar menuju kota maju, mandiri dan berkarakter sebagai tujuan pemerintahan lima tahun kedepan.

“Tujuan kita jelas, yakni mewujudkan kota industri tanpa cerobong asap di Parepare, sesuai visi dan misi kami lima tahun kedepan, dengan mengandalkan tiga pilar yaitu pendidikan, kesehatan dan pariwisata,” ujarnya.

Taufan menjelaskan, terwujudnya Parepare sebagai kota ITCA akan memberikan nuansa baru bagi pemerintahan. Sekaligus berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Untuk mewujudkan hal itu, dibutuhkan sinergitas seluruh pihak. Maka dari itu, melalui usrembang ini mari kita salurkan ide dan gagasan untuk menghadirkan pembangunan yang bermuara pada kesejahteraan rakyat,” jelasnya.

Sementara Tenaga Ahli Penyusun RPMJD, Agussalim memaparkan tujuan dan sasaran RPMJD yakni mengembangkan infrastruktur daerah dalam mendukung industri jasa di bidang pelayanan kesehatan, pendidikan dan kepariwisataan. Mengoptimalkan pemenuhan hak dasar dan peningkatan pelayanan dasar bagi masyarakat menuju pelayanan prima dan profesionalisme serta keadilan. Meningkatkan kemandirian dan daya saing daerah melalui pengembangan perekonomian serta kemampuan daerah dalam menghadirkan sumber-sumber ekonomi baru berdasarkan potensial yang dimiliki dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang terbarukan dan berkarakter.

“Selain itu, juga bertujuan untuk menghadirkan tata kelola pemerintahan yang baik dan bersih dengan pendekatan informasi dan tekhnologi menuju smart city guna menghadirkan reformasi birokrasi yang transparan dan akuntabel. Serta mengembangkan iklim keummatan sebagai bentuk perkuatan kearifan lokal sebaga bentuk nyata proses penyelenggaraan pemerintah dan pembangunan,” papar Agussalim. (Sha)