Hasil Putusan PTUN Bukan Cerminan Kekalahan DIAmi

oleh

MACCANEWS- Ridwan Poernama adalah Staf pribadi anggota DPR RI fraksi Demokrat, Bahrum Daido, menilai pasangan calon walikota dan wakil walikota Makassar, Mohammad Ramdhan Pomanto-Indira Mulyasari Paramastuti (DIAmi) maih terkuat memenangkan pilwali Makassar 2018. Dirinya menyebutkan kekalahan pasangan DIAmi bukan ditangan Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) kota Makassar.

“Kekalahan pilkada Makassar bagi Danny bukan kekalahan di PTUN. Baiknya tim Appi-Cicu tobat mengganggu putusan KPU Makassar yang menetapkan pasangan DIAmi sebagai pasangan yang sah di pilkada Makassar.

“Inikan pilkada, jadi setiap pasangan calon dipilwali Makassar harus siap bertarung dengan dipilih langsung oleh rakyat. Jika ada upaya menggugurkan DIAmi yang mana sudah memenuhi proses pencalonan yang berlaku di KPU, maka lawannya DIAmi mundur saja karena takut melawan secara murni di TPS,” paparnya saat ditemui di warkop 212 Toddopuli Makassar, Minggu (1/4/3/2018).

Dirinya juga menyebutkan kematangan Danny Pomanto memimpin kota Makassar murni sesuai kebutuhan rakyat, bukan kepemimpinan yang ditekan oleh kelompok atau partai politik manapun

Pak Danny bukan politisi yang mana dipilwali Makassar 2018 diusung langsungnya rakyat (jalur perseorangan). Maka nyata rakyat Makassar menerapkan, akal itu pilihan nomor satu, surga itu ada pada nomor dua.

Dengan begitu, mewakili ketua DPP Demokrat Departemen Pekerjaan Umum, Bahrum Daido dirinya menegaskan akan mengawal keputusan MA atas kasasi yang diajukan oleh KPU kota Makassar yang mana telah menetapkan pasangan DIAmi sudah memenuhi prosedur pencalonan. (wan)